Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2018

MELANGKAH MENUJU ABAD KEBANGKITAN ISLAM (Refleksi 100 Tahun Khilafah Runtuh 1924 – 2024)



MELANGKAH MENUJU ABAD KEBANGKITAN ISLAM
(Refleksi 100 Tahun Khilafah Runtuh 1924 – 2024)
Oleh Muh. Abid Fauzan
“Sesungguhnya Allah akan membangkitkan bagi umat ini setiap seratus tahun (seabad), orang yang memperbarui agamanya” (HR. Abu Daud).
Tahun 1924 M merupakan tahun runtuhnya kekhilafahan Islam Turki Utsmani. Namun runtuhnya kekhilafahan bukan semata-mata dampak dari penghianatan Musthafa Kemal Pasha (Abaturk), melainkan karena keadaan umat Islam secara global sudah amat memprihatinkan. Keterpurukan dan kelamahan dalam berbagai bidang kehidupan telah mencapai klimaksnya. Krisis aqidah, akhlak, ekonomi, hilangnya semangat jihad maupun kemuliaan Islam, perpecahan umat serta ditambah lagi penjajahan dan pendudukan kaum kafir terhadap negeri-negeri muslim semakin membuat umat Islam tidak berdaya. Pendek kata, semua factor yang mengindikasikan runtuhnya kekhilafahan Islam Turki Ustmani sudah terlihat jelas. Bahkan mungkin tanpa penghianatan Musthafa Kemal pun, tampaknya keruntuhan akan tetap terjadi, wallahu a’lam.

Namun, semangat untuk bangkit dari keterpurukan kaum muslimin tidak pernah padam. Tak perlu menunggu lama, umat Islam terus berbenah. Muncullah gerakan-gerakan untuk menghimpun umat Islam dalam satu panji aqidah. Ada yang fokus terus berbenah dari dalam tubuh kaum muslimin adapula yang fokus untuk menghidupkan wilayah atau memindahkannya ke negeri lain. Tahun 1928, empat tahun setelah runtuhnya khilafah, di Mesir lahirlah Ikhwanul Muslimin. Namun, Ikhwanul Muslimin mendapat banyak penindasan dan kecaman dari musuh-musuh Islam. Dan masih banyak lagi “bendera” yang menginginkan kembalinya khalifah ketika jatuhnya di Turki.

Sekalipun sampai tahun 70 – 80-an masih belum membuahkan hasil, perjuangan kebangkitan Islam terus digelorakan oleh para kaum muslimin, khususnya para ulama. Justru decade (70 – 80-an itu, isu kebangkitan Islam menjadi ‘trending topic’ di berbagai forum diskusi, seminar, khalaqah di kampus-kampus, pengajian di masjid sampai obrolan di café dan tempat kerja. Seperti telah dilukiskan Akbar S. Ahmad dalam Postmodernism dan Islam (1992), dunia Islam telah memanen sejumlah peristiwa optimis kebangkitan Islam.

Momentum-momentum itu misalnya: kemenangan Mesir atas Israel dalam Perang Ramadhan (1973), tampilnya Jenderal Zia’ul Haq di pentas kekuatan Pakistan pada tahun 1977, gagasan islamisasi pengetahuan Ismail R. Al-Faruqi dan M. Naquib al-Attas yang makin mendunia, festival Islam di London yang dibuka Ratu Elizabeth yang dihadiri tokoh-tokoh dunia, dan masih banyak lagi.

Di penghujung abad 20, terjadi pergolakan antara dunia Islam dan barat, khususnya Amerika. Negeri adidaya Amerika membantu Iran untuk menyerang Irak, perang itu disebut Perang Teluk. Inilah kemunduran yang terjadi meski harapan untuk kebangkitan Islam masih terus disyiarkan kaum muslimin. Beragamnya kelompok-kelompok Islam dalam berjuang untuk kebangkitan Islam dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam untuk memecah belah. Merekapun memunculkan panji-panji nasionalkan di tubuh kaum muslimin dengan mencuci ‘otak’ pemikiran sebagian kaum muslimin sehigga terbentuklah kelompok-kelompok atau partai-partai politik yang sepakat untuk tidak sepakat.

Di awal abad 21, ujian Allah kepada pengusung kebangkitan Islam terus mencapai klimaksnya. Sejarah mencatat, 11 September 2001 terjadi penyerangan gedung WTC di Amerika Serikat (AS). Akibatnya, Presiden AS ketika itu memaklumatkan tuduhan kepada Islam dengan mengatas namakan ‘teroris’ dan kemudian melakukan serangan ke Afganistan. Inilah peristiwa yang merusak citra Islam di mata dunia. Perang dan konflik kini terus mewarnai negeri-negeri Islam, salah satunya kejadian “Arab Spring” yang menghiasi abad ini. Konflik masih terus terjadi sampai hari ini, seperti Suriah dan Palestina, sehingga abad 21 M atau 15 H ini.

Walau terjadi konflik, perjuangan kebangkitan Islam terus bergelora. Seperti perjuangan di negara Turki, negara yang menjadi tempat jatuhnya khilafa ini telah melakukan langkah-langkah besarnya. Perdana menteri Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan perubahan besar dari negara sekuler kearah yang lebih Islami, seperti penjabutan larangan jilbab. Di negara-negara Barat (AS dan Eropa) sendiri penduduknya kini Islam telah banyak di anut. Bahkan di tahun-tahun kedepan akan menjadi mayoritas.

Wacana kebangkitan di dunia Islam baik di bidang ekonomi, politik, social-budaya, dan pertahanan justru menampakkan kemunduran luar biasa. Inilah ujian keikhlasan kita yang berjuang dalam kebangkitan Islam. Allah tetap akan memilih kelompok-kelompok Islam untuk terus berjuang di jalan-Nya. Kelompok-kelompok Islam ini haruslah bersatu, rapi, dan saling memberikan manfaat. Asas hubungan sesamanya adalah kerja sama, koordinasi dan saling menyempurnakan, bukan saling bertentangan, bermusuhan, dan pertikaian. Jika hal itu terlaksana niscaya kebangkitan Islam akan segera terwujud. Wallahu a’lam.

Jumat, 02 Februari 2018

LDK, ISLAM DAN INDONESIA



Syamsuar Hamka (Penulis buku Api Tarbiyah)


Jatuhnya rezim Soekarno ternyata adalah awal ‘Dinasti’ terlama yang dirajai oleh Soeharto dalam sejarah panjang perpolitikan di negeri ini. Salah satu wajah pemerintahan Orba adalah pers yang ‘dikekang’. Suara perjuangan hak-hak rakyat hanya bisa dilakukan pressure group.

Rezim Soeharto merambah segala lini kehidupan. Hampir seluruh panggung birokrasi dikuasainya lewat dwifungsi ABRI-nya.  Orde Baru tidak memberi harapan pada gerakan Islam Indonesia. Tekanan dan tindakan represif terhadap umat Islam jusrtu semakin kuat. Umat Islam mengalami marginalisasi.

Dalam kondisi seperti itu, ada kelompok yang masih memegang teguh idealisme dan perjuangan menegakkan keadilan. Kelompok itu adalah mahasiswa.

Kamis, 25 Januari 2018

CATATAN KETUA KBPS 100 TAHUN MUHAMMADIYAH




Ketika itu ana kuliah di Mahad Al Biir Universitas Muhammadiyah Makassar, tahun lalu (2015) mengadakan Muktamar di Makassar sekaligus merayakan se-abad (100 tahun) umurnya. ketika berlangsung acara Muktamar, kuliah pun secara otomatis diliburkan. Ana pun ikut melihat keramaian dan semarak Muktamar Muhammadiyah merupakan ormas terbesar di negeri ini. Ana bersama teman ikut melihat pameran dan diskusi buku yang diadakan panitia Muktamar.

Muhammadiyah yang lahir tahun 1912 di Jogja ini,

Sabtu, 03 Desember 2016

PERAN AYAH DALAM KELUARGA



Syamsuar Hamka
(Ketua Departemen Kajian Strategis PP LIDMI)


Pada masa dahulu, seorang lelaki bertanggung jawab hanya sebagai sosok yang pemberi nafkah keluarga. Dimana pekerjaannya, sekedar mencari faktor-faktor pemenuhan kebutuhan hidup keluarga. Urusan dapur dan merawat keluarga diserahkan sepenuhnya kepada para kaum hawa, temasuk mendidik anak.
Akan tetapi, paradigma tersebut sedikit demi sedikit perlu untuk dilihat kembali. Sebab ternyata seorang ayah memiliki peran yang sangat vital dalam pendidikan anak. Sebab, maraknya tindak kejahatan, kekerasan pada remaja, pelecehan seksual, penyalahgunaan narkoba dan berbagi bentuk tindak kriminalitas lainnya menuntut para orang tua bertindak lebih hati-hati dalam mendidik anak. Dengan demikian, mendidik seorang anak juga menjadi kewajiban seorang ayah.


Peran Ayah
Dalam pandangan Islam, peran mendidik anak bukanlah mutlak kewajiban seorang ibu, justru dalam al-Quran lebih banyak menceritakan besarnya peran ayah dalam mendidik anak.  Hal tersebut misalnya bisa kita lihat dalam QS. al-Baqarah ayat 132 dan QS. Yusuf ayat 67 yang menceritakan kisah Luqman, Nabi Ya’qub, dan Nabi Ibrahim yang sedang mendidik anaknya.
Selain itu, seorang Psikolog anak, Elly Risman, berpandangan bahwa, peran ayah dan ibu sama pentingnya dalam mengasuh serta mendidik anak. Pengasuhan ayah dan ibu secara seimbang terhadap anak akan membentuk perilaku positif anak.
Di dalam Al-Qur’an terdapat 17 dialog pengasuhan yang tersebar di sembilan surat. ke 17 dialog tersebut terbagi : 14 dialog antara ayah dan anak, 2 dialog antara ibu dan anak, 1 dialog antara kedua orang tua (tanpa nama) dan anak. Kesimpulannya, ternyata al-Qur’an ingin memberikan pelajaran. Bahwa untuk melahirkan generasi istimewa seperti yang diinginkan oleh Allah dan Rasul-Nya, harus dengan komposisi seperti di atas. Jika kita bandingkan, ternyata dialog antara ayah dengan anaknya, lebih banyak daripada dialog antara ibu dengan anaknya. Jauh lebih banyak. Lebih sering, hingga 14 banding 2.
Oleh sebab itu, dalam urusan keluarga ini hendaknya seorang ayah harus belajar dari Luqman al-Hakim, seorang pemuda yang diabadikan namanya dalam Alqur’an.  Sikap-sikap Luqman haruslah dimiliki oleh setiap ayah di dunia ini, agar bisa menjadi ayah yang baik. Tujuan tentu bukan untuk pamer kehebatan, melainkan untuk kepentingan keluarga terutama masa depan anak.



Mari kita perhatikan, bagaimana bahasa Luqman al-Hakim yang diabadikan di dalam al-Qur’an,
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar."  (QS. Luqman: 13)
Dalam bahasa yang digunakan Luqman kepada anaknya adalah Yaa Bunayya, dimana dalam kosakata Arab, penggunaan kata tersebut menunjukkan panggilan kasih sayang seorang orang tua kepada anaknya. Berbeda dengan panggilan, Yaa Baniyya atau Yaa Ibniy. Jika kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, mungkin lebih sepadan dengan kalimat “Wahai Anakku Sayang”.

Ungkapkan Cinta
Dari petikan panggilan tersebut, kita bisa melihat bagaimana Luqman al-Hakim mengungkapkan rasa cintanya kepada anaknya. Panggilan yang mengucapkan secara langsung kecintaan seorang ayah kepada anaknya. Bagi kita masyarakat yang terpengaruh dalam pola hidup modern mungkin melihat bahwa ungkapan dengan menyebut, “anakku sayang” terlalu lebay atau mungkin dianggap menunjukkan kelemahan seorang ayah, yang maskulin. Padahal ungkapan tersebut bukanlah suatu hal yang tabu. Bahkan ungkapan cinta dari seorang ayah kepada anak perempuannya sangat berpengaruh secara psikologis sehingga anak perempuan tersebut akan merasakan mendapatkan perhatian yang cukup dari sang ayah, dan dampaknya, ia tidak lagi membutuhkan perhatian dari lelaki lain yang bukan mahramnya. Apalagi sangat sering kita jumpai, bagaimana seorang anak gadis yang mudah dipermainkan, dan menjual harga diri dan kehormatannya karena ternyata tidak pernah mendapatkan kasih saying dari orang tuanya.
Sikap dan tata cara Luqman dalam mendidik anak sangat perlu untuk dicontoh oleh para ayah tentang bagaimana cara ia mendidik anak, membesarkan anak, dan tentu saja dalam mengurus keluarga. Apalagi jika melihat kondisi generasi muda sekarang yang sangat begitu minim memperhatikan dalam pendidikan keluarga. Menetapkan peran dan kerja masing-masing posisi setiap anggota keluarga menurut jenis kelaminnya.
Peran vital keluarga seperti di beberapa Negara maju seperti Jepang, menurut penuturan Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin setelah melakukan kunjungan dakwah, beliau menyimpulkan bahwa secara individu masyarakat Jepang memang sangat berkualitas. Kinerja dan kedisplinannya sangat tinggi. Namun ketika dilihat bagaimana kondisi keluarganya, seakan-akan menurut beliau, keluarga tidak lebih dari sekedar ikatan dan kerjasama peran saja, tanpa ikatan emosional. Menurut beliau, hal itu dilihat dari tingginya angka bunuh diri, serta banyaknya orang-orang tua yang mengalami tekanan jiwa (stres) karena tidak lagi diperhatikan oleh anak-anaknya yang sibuk dalam karir dan pekerjaan mereka.



Berdasarkan sebuah penelitian, peran ayah dalam menunjukkan bahwa kedekatan ayah dengan anaknya memberikan efek psikologis yang kuat terhadap anak. Hal tersebut pasti dapat mengoptimalkan kecerdasan anak. Bahkan temaktub dalam buku The Role Of The Father in Child Development  karya Michael Lamb menyatakan, bahwa ayah ideal adalah ayah yang memiliki cukup waktu luang terhadap anak-anaknya.
Untuk itu perlu diperhatikan Jam kerja selama 8 jam sehari, ditambah dengan tidur 8 jam, jika diaplikasikan dalam rumahtangga, akan membuat waktu kebersamaan dengan keluarga akan semakin sedikit (sisa 8 jam). Belum dihitung waktu kerja di luar kantor, lembur, dan lain-lain. Sehingga perlu siasat dalam Rumah Tangga untuk mengganti waktu yang habis terkuras dalam kerja di luar rumah, dengan waktu-waktu berkualitas di dalam rumah. Yang tujuannya tidak lain adalah agar, interaksi antara orang tua dan anak semakin intensif. Aplikasinya, paling efektif bisa dilakukan setelah shalat subuh dan maghrib setiap harinya. Disiapkan waktu khusus untuk diskusi dan pemberian nasihat kepada anggota keluarga. Agar keluarga bisa memiliki visi dan misi bersama, yaitu mendapatkan keridhaan Allah dengan berumah tangga. Yang pada akhrinya adalah meraih syurga Allah Azza wajalla, sekeluarga.
Imam Ibnul Qayyim berkata: “Betapa banyak orang yang menyengsarakan anaknya, buah hatinya di dunia dan akhirat karena ia tidak memperhatikannya, tidak mendidiknya dan tidak memfasilitasi syahwat (keinginannya), sementara dia mengira telah memuliakannya padahal dia telah merendahkannya. Dia juga mengira telah menyayanginya padahal dia telah mendzaliminya. Maka hilanglah bagiannya pada anak itu di dunia dan akhirat. Jika Anda amati kerusakan pada anak-anak penyebab utamanya adalah ayah.”
Oleh sebab itu, sesibuk apapun seorang ayah, harus memiliki ruang dan waktu untuk anak-anaknya serta harus mampu menjaga komunikasi secara baik dengan anak, agar seorang anak memiliki kecerdasan emosional dan IQ yang lebih baik.

Ayah memiliki peranan yang sangat penting dalam pengasuhan anak, sehingga pengasuhan anak tidak hanya dibebankan sebagai kewajiban seorang ibu. Penghayatan peranan ayah dalam pengasuhan anak dapat mencegah terjadinya perilaku kekerasan terhadap anak. (dimuat di al-buletin balagh, Jumat 12 Agustus 2016)

SUMBER : BLOG SYAMSUAR

Sabtu, 05 November 2016

KETUA KBPS DAN KEBANGKITAN ISLAM




Saat ini, Dakwah Islam di Indonesia lagi hangat-hangatnya. Berbagai gejolak kian membuat kita sadar dan perlu bekerja keras untuk mengembang dakwah. Alhamdulillah banyak lembaga-lembaga dakwah baik itu kampus, sekolah, media, sampai ormas semakin intensif melakukan perbaikan ummat. Tentunya tanpa lupa dukungan Pemerintah yang perlu di dorong paling tidak menaruh perhatian atau dukungannya untuk dakwah. Sampai bila perlu pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi dan penataan sistem dan kelembagaan yang Islami di tengah-tengah masyarakat.

Sabtu, 01 Oktober 2016

KESADARAN SEJARAH ATAS HARI KEMERDEKAAN



Syamsuar Hamka
(Ketua Departemen Kajian Strategis PP LIDMI)

Tak terasa 71 Tahun sudah Bangsa Indonesia telah merasakan nikmat kemerdekaan. Dan tentu, itu semua adalah anugerah dari Allah, yang Maha Kuasa, sebagaimana tertuang secara jelas di alinea ketiga pembukaan UUD 1945.  Dalam memperjuangkan kemerdekaan, tidak sedikit pengorbanan yang ditumpahkan. Sebab selama ratusan tahun bangsa Indonesia telah mengerahkan segenap kemampuan untuk bangkit dan merdeka melawan kezaliman penjajah. Tetes peluh dan darah para pejuang, serta tinta para ulama  telah menjadi saksi, bagaimana bumi pertiwi dibebaskan dari jeratan kolonialisme dan imperialisme.

Minggu, 22 Mei 2016

MENJAWAB TANTANGAN DAKWAH



Gerakan dakwah yang bersejarah tentunya menjadi prasasti perjuangan oleh generasi terdahulu.   Pekerjaan yang menyejarah akan menjadi suatu bentuk perjuangan bersama. Pekerjaan-pekerjaan besar dalam sejarah tentunya dapat selesaikan oleh mereka yang mempunyai kualitas pribadi yang baik. Tantangan-tangan besar yang salah satunya masalah rusaknya moral, harus kita mencari solusinya bersama.

Senin, 29 Februari 2016

BUKU API TARBIYAH MENYALAKAN SEMANGAT PEMBINAAN PEMUDA





Ust Syamsuar hamka blogger yang aktif di alamat webnya laskarpenaalqolam.blogspot.co.id ini akhinya merilis sebuah buku. Buku itu berjudul Api Tarbiyah. bila kita melihat sinopsisnya di web beliau memulai dengan pembahasan tentang pemuda. pemuda yang menjadi harapan bangsa kedepan.

Rabu, 25 November 2015

KETUA KBPS ISI PELATIHAN MENULIS FOSIDI UNHAS




Tepatnya hari rabu tanggal 14 Oktober 2015 bertempat di masjid UNHAS di adakan pelatihan kepenulisan. yang spesial ketua KBPS menjadi salah satu pematerinya. melalui blog pribaninya menceritakan di abidmenulis. beliau menceritakan beliau hanya menggantikan saja ikhwa anggota KBPS krn brliau tak bisa isi. yang luucunya beliau juga lagi malas menulis. tapi dengan banyak pertimbangan beliau isi juga.

Minggu, 25 Oktober 2015

KETUA KBPS LUNCURKAN BUKU PERTAMA DARI BLOG



Menulis merupakan pekerjaan yang dapat memperluas amalan yang menembus ruang dan waktu. begitulah yang di ilhami oleh ketua KBPS (Konunitas blogger pena sunnah) periode -sampai 2015, Muh Abid Fauzan sehingga berhasil meluncurkan sebuah buku yang bersumber dari artikel-artikel di blog pribadinya. Melalui media sosial seperti twiter @abidfauzan1 beliau gencar mempromosikan buku pertamanya itu. 

Jumat, 16 Oktober 2015

INI ALASAN KENAPA ANDA HARUS BERJUANG




 Bismillaahirrahmanirrahim,

Puji syukur untuk Allah dan Selawat serta salam untuk Muhammad bin Abdullah.

        Judul di atas adalah sebuah pertanyaan yang sebenarnya harus tertanam kepada setiap manusia (terkhusus aktivis dakwah). Ini yang terkadang saya tanyakan pada diri pribadi, “Mengapa saya harus berjuang?”. Sebuah pertanyaan yang menelusup masuk ke dalam sanubari.

Senin, 30 Maret 2015

MENGALAHKAN LANGIT




Langit diatas kita yang terbentang sejauh mata memandang. Terkadang ia berwarna biru cerah dan terkadang awan-awan berarak-arak menghiasinya. Kadang kala indah dan menyejukkan, namun ia terkadang menghitam gelap menakutkan dan serasa kurang bersahabat. Dan ia adalah ciptaan Allah…..

Sabtu, 16 November 2013

KBPS ADAKAN “TUDANG SIPULUNG” BERSAMA UST MUH FAUZIL ADHIM





Ust Muh. Fauzil Adhim merupakan penulis buku Islam yang sampai serang tetap produktif menulis. Kali ini KBPS (Komunitas Blogger Pena Sunnah) berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan penulis yang aktif mengisi berbagai pelatiahan dan pengajian/seminar ini. Kegiatan silaturahmi KBPS ini di sebut “Tudang Sipulung” bersama Ust Fauzil adhim yang berlangsung bada ashar sampai menjelang magrib. Ust Fauzil sendiri juga memiliki agenda mengisi Training Motifasi Remaja yang tak jauh dari tempat acara silaturahmi KBPS. Setelah mengisi kegiatan training tersebut yang selesai menjelang ashar, ust fauzil lalu meluncur ke tempat kegiatan acara silaturahmi KBPS. Kegiatan acara silaturahmi ini di hadiri para Blogger Pena Sunnah dan pegiat literasi Islami Makassar. Ustaz Fauzil pun berbagi ilmu menulis serta pengalamannya dalam menulis.

Minggu, 23 September 2012

Memasang Related Post with Thumbnail (Linkwithin) di Blog

   
Kita akan mempelajari tentang bagaimana cara memasang related post with thumbnail dari Linkwithin. Linkwithin adalah situs penyedia widget related post bergambar untuk beberapa blog atau website. Fungsi dari related post with thumbnail ini sama dengan related post sebelumnya. Yaitu untuk mempermudah pengunjung blog sobat membaca postingan lainnya dan fungsi lainnya yaitu untuk meningkatkan pageview sobat. Nah, berikut penampakan dari related post with thumbnail (linkwithin)

Memasang Related post with thumbnail (Linkwithin) di blog
Linkwithin akan membaca seluruh postingan sobat secara random. Bahkan, postingan yang belum pernah dilihat, akan ditampilkan oleh linkwithin. Jadi fiturnya bagus kan ;). Linkwithin biasanya dipasang di bawah postingan. Tampilan linkwithin, dapat menarik perhatian pengunjung untuk mengkliknya. Linkwithin melakukan generating gambar dari postingan yang dimuat, atau jika tidak ada gambar dalam suatu postingan, LinkWithin akan menampilkan gambar dasar berwarna abu-abu dan sedikit bertekstur. Nah, tertarik untuk memasangnya di blog sobat, so cek this out..

Cara memasang Related post with thumnail (linkwithin) di blog
  1. Langsung saja sobat kunjungi situsnya di www.linkwithin.com/learn
  2. Di bagian kanan, terdapat kolom pengisian untuk mendapatkan widget linkwithin
  3. Isi alamat e-mail sobat dengan benar
  4. Di kolom selanjutnya, isi dengan url blog/website sobat
  5. Kemudian pilih platform blog sobat. Nah, langkah ini dilakukan jika sobat ingin memasang widget linkwithin secara mudah dan cepat
  6. Pilih jumlah postingan/stories yang ingin ditampilkan
  7. Jika blog sobat menggunakan tampilan yang gelap, centang saja pada "My blog has light text on a dark background"
  8. Lalu klik Get Widget!
  9. Dihalaman selanjutnya sobat akan dibimbing untuk memasang widget linkwithin sesuai dengan platform blog
  10. Setelah itu di halaman Tata Letak, drag widget link within ke bawah postingan
Cara menghilangkan widget linkwithin di homepage
Bila sobat memasang widget link within menggunakan langkah cepat dan mudah. Hasilnya widget akan muncul di homepage. Jadi aneh terlihatnya, Selain itu, loading di homepage akan menjadi lambat dan berat. Nah, untuk menghilangkan widget linkwithin di homepage silahkan ikuti langkah - langkah di bawah ini:
  1. Ikuti langkah-langkah mendapatkan widget linkwithin seperti biasa, namun menggunakan Platform Other
  2. Lalu copy kodenya
  3. Masuk ke halaman Template
  4. Edit HTML lalu Lanjutkan
  5. Cari kode </body> gunakan ctrl+f
  6. Copy kode di bawah ini dan pastekan di atask kode </body>
    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
    Paste kode linkwithin disini
    </b:if>
  7. Simpan Template
Cara mengganti tulisan You might also like pada linkwithin
Nah, sekarang saatnya modif widget tersebut. Yaitu dengan mengubah tulisan You might also like dengan tulisan yang sobat inginkan. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Masuk ke halaman Template
  2. Edit HTML lalu Lanjutkan
  3. cari kode </head> gunakan ctrl+f
  4. pasang kode di bawah ini di atas kode tersebut
    <script>linkwithin_text='Anda mungkin juga menyukai:'</script>
  5. Ganti tulisan Anda mungkin juga menyukai: dengan tulisan yang Anda inginkan
  6. Simpan Template
Nah, bagaimana? sudah jelas?

Diaptasi dari: http://blognya-reggy.blogspot.com

Senin, 17 September 2012

Ciri Ciri Blog Yang Baik

  
Blog yang baik tidak hanya diukur dari tingginya trafik dan bagusnya pagerank, tetapi juga bagaimana blog tersebut dapat memberi kenyamanan tersendiri terhadap pengunjung selain karena nilai informative atau edukatif yang terkandung dalam blog tersebut. Sebagai seorang blogger anda, termasuk saya patut untuk memperhatikan beberapa hal terkait blogging dimana hal tersebut nantinya akan mengarahkan blog yang kita kelola dimana dikategorikan.

Masuk dalam kategori blog yang baik tentunya menjadi harapan kita semua, sementara tergolong sebagai blog yang kurang atau tidak baik pastinya yang ingin kita hindari.

Berikut ini adalah ciri ciri blog yang baik:

  1. Memiliki tema yang jelas
  2. Mempunyai navigasi blog yang baik
  3. Tersedia kategori isi konten. Kategori adalah sebuah pengelompokan isi blog, sehingga dengan demikian seluruh isi blog akan lebih mudah ditelusuri.
  4. Terdapat fitur instant searching. Instant searching yang saya maksudkan disini adalah tool pencarian cepat untuk merayapi seluruh isi blog.
  5. Memiliki alamat URL yang mudah untuk diingat
  6. Memiliki meta deskripsi sesuai dengan konten blog
  7. Relevansi isi halaman yang baik
  8. Update (melakukan posting secara berkala)
  9. Tersedia fitur untuk pengunjung dapat berinteraksi dengan Admin (pemilik/pengelola blog)
  10. Proses loading (memuat halaman) yang tidak terlalu lama. Proses loading blog yang terlalu banyak memakan waktu alias lola akan membuat pengunjung malas untuk berkunjung kembali. Size blog yang baik adalah berada dibawah 100 kb. Blog dengan size dibawah 100 kb akan termuat dengan lebih cepat, meski dengan jenis koneksi internet yang tergolong lambat.
  11. Tidak memuat konten/isi gambar yang berukuran besar. Semakin banyak file gambar dengan ukuran besar pada suatu blog, maka akan semakin membuat proses loading berlangsung lama. Oleh karena itu, sebagai seorang blogger sebaiknya anda, termasuk saya lebih baik menghindari pemasangan file gambar yang berukuran besar terkecuali memang ada beberapa file gambar yang harus terpasang dalam ukuran besar.
  12. Orisinil (menyertakan link sumber untuk karya hasil copas)
  13. Judul dan isi harus relevan
  14. Tidak memuat iklan secara berserakan. Iklan adalah salah satu tujuan dari pembuatan blog, tetapi letak iklan sebaiknya tertata rapi dan tidak membuat pengunjung blog merasa terganggu.
Dengan mengenal ciri-ciri blog yang baik seorang blogger  akan mengetahui bagaimana ciri-ciri blog yang kurang atau tidak baik. Jika sudah bisa membedakan diantara keduanya, maka setiap blogger pasti akan berusaha untuk menjauhkab blog yang dikelolanya untuk tidak masuk dalam kategori blog yang kurang  atau tidak baik.

Source: geosya.blogspot.com

Rabu, 29 Februari 2012

KBPS dan Tidak Ada Alasan Bagi Obama untuk Tidak Masuk Islam

 
Berawal dari Mimpi

Komunitas Blogger Pena Sunnah (KBPS) adalah mimpi lama saya bersama beberapa teman dari Forum Pena Sunnah. Sejak mengenal blog, saya menginginkan adanya sebuah forum blog yang menghimpun blogger muslim khususnya yang bermanhaj ahlusunnah wal jama’ah. Blogger yang mempunyai visi untuk menyebarkan dakwah salaf di dunia maya. Blogger yang meninggikan kalimat Allah Subhanahu wa Ta’ala lewat tulisan-tulisan, audio-audio, video-video dakwah yang mereka posting dan bisa diakses jutaan orang. Blogger yang konsisten untuk tetap berkiprah di tengah seabrek aktifitas dunia nyata mereka. Blogger yang peduli akan hari akhirat mereka, menjadikan aktifitas nge-Blognya sebagai ladang pahala dengan menebar kebaikan dan amal jariyah (baca: ilmu) di dunia maya.
Blogger yang setidaknya mempunyai usaha untuk mengimbangi media-media penyesat dan pembenci Islam. Blogger yang tidak patah semangat ketika dakwah mereka ditentang, sebab mereka punya prinsip, “Andapun menjadi saksi bahwa saya telah menyampaikannya!”

 Alhamdulillah, mimpi itu telah menampakkan sedikit demi sedikit bayangannya untuk menjadi nyata, insya Allah. Beberapa ikhwa telah menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam kafilah ini. Diantara mereka telah ada yang sudah mahir dan lama dalam dunia blogging. Namun tidak sedikit yang masih pemula. Masih awam dengan istilah-istilah umum dalam dunia internet. Tidak apa-apa. Semoga dengan keikhlasan mereka Allah Subhanahu wa Ta’ala semakin menambahkan ilmu kepada mereka.

Dunia Maya, Alam yang Harus Dijamah oleh Da’i

Perkembangan internet adalah sesuatu yang tidak bisa diabaikan. Dengan semakin lebarnya pita (bandwitdh) internet membuat akses semakin cepat. Internet semakin murah dan mudah untuk didapatkan oleh masyarakat. Konten internet pun semakin banyak. Tak ketinggalan para penyeru kesesatan, kemaksiatan dan tentara setan lainnya berlomba memejengkan diri di etalase dunia maya. Maka tak heran jika awalnya mau belajar Islam tapi akhirnya mereka menjadi lihai mencaci maki sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam! Na’dzubillah.

Jika kita hanya diam maka bisa-bisa kitapun terbawa arus atau minimal tidak punya jawaban atas semua itu. Kita harus membentuk kekuatan dimana kita bisa saling menyemangati dan menguatkan. Alhamdulillah, selama ini beberapa ikhwa telah sadar akan hal ini. Bahkan beberapa diantaranya membuat website dakwah yang dikelola oleh mereka sendiri. Meski beberapa diantaranya kemudian “mati”. Nah, disinilah fungsi saling menguatkan itu, sebab muslim yang lemah jika ia berjama’ah maka ia akan menjadi kuat. Itu kaidah baku. Dan diantara tujuan KBPS adalah sebagai wadah untuk saling menguatkan.

Selain itu KBPS juga berkomitmen menjadikan blog sebagai basis dakwah di dunia maya. Referensi belajar Islam bagi pengunjung dunia maya harus diperkaya dan diperbanyak. Ilmu-ilmu Islam yang mereka dapatkan haruslah betul-betul sesuai tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman generasi terbaik, assalaf asshaleh.

Dengan berdakwah di dunia maya diharapkan bisa menjadi ma'dziratan ilaa rabbikum, yang kelak bisa menjadi alasan (pelepas tanggung jawab) kita kepada Allah bahwa kita pun telah menyampaikan risalah Rasul-Nya. Sehingga alasan Obama, Bush, Paus dan lainnya tidak masuk Islam karena tidak mengenal ilmu Islam itu gugur! Kenapa mereka tidak mengunjungi website/blog anggota KBPS?, misalnya. Kalau mereka tidak tahu bahasa Indonesia, kan mereka bisa pakai translate google kata seorang ikhwa. Ah, ngawur ya?

KBPS, semoga tetap semangat, konsisten, dan istiqomah! Dan semua itu lahir dari hati yang ikhlas. Syukran wa Jazakumullahu khair kepada semua ikhwa yang telah berpartisipasi.

Wallahu a’lam.

Makassar, 6 Rabiul Akhir 1433 H (29/02/12)

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...